Sel. Feb 10th, 2026

Bupati dan Wakil Bupati Siap Dilantik, DPRD Kabupaten Cirebon Soroti Tantangan 5 Tahun ke Depan

CiremaiNews.com, Cirebon,- Bupati dan Wakil Bupati Cirebon terpilih periode 2025-2030, H. Imron dan Agus Kurniawan Budiman, akan dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025. Pelantikan ini menjadi tonggak baru bagi Kabupaten Cirebon, di mana berbagai pihak menyoroti tantangan besar yang harus dihadapi pasangan tersebut, mulai dari penguatan kapasitas fiskal daerah hingga peningkatan infrastruktur dan daya saing daerah.

Anggota DPRD juga berharap agar kepemimpinan Imron-Agus bisa menjawab harapan masyarakat, terutama dalam hal pengelolaan sampah, banjir, dan reformasi birokrasi.

“Pelantikan bukanlah kesuksesan, tetapi awal dari sebuah perjuangan. Ada tiga poin penting yang harus menjadi perhatian bupati dan wakil bupati dalam lima tahun ke depan,” ujar Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Hasan Basori, Rabu (19/2/2025).

Hasan Basori merinci tiga tantangan utama yang harus segera diatasi oleh kepemimpinan Imron-Agus. Pertama soal kemandirian daerah dan kapasitas fiskal. Kabupaten Cirebon masih menghadapi tantangan besar dalam infrastruktur dan pengembangan sumber daya manusia, termasuk tenaga ASN, PNS, serta P3K di berbagai sektor seperti pendidikan dan kesehatan.

“Saya berharap kapasitas fiskal daerah bisa diperkuat untuk mendukung program strategis ke depan,” ungkap Hasan.

Kedua, terkait pembangunan infrastruktur tematik. Infrastruktur, seperti jalan, sarana pendidikan, pertanian, pengelolaan sampah, dan penanggulangan banjir. “Iti semua harus menjadi prioritas utama dalam program kerja yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Cirebon 2025-2030,” ujarnya.

Ketiga, kata dia, daya saing dan iklim investasi. Menurutnya, keberhasilan daerah sangat bergantung pada daya saing masyarakat dan iklim investasi yang kondusif. Hasan Basori berharap Bupati Imron membuka lebih banyak ruang bagi investor untuk meningkatkan perekonomian dan daya saing Kabupaten Cirebon.

“Harapan besar saya, Pak Bupati bisa mengoptimalkan peluang investasi dan mendatangkan investor agar daya saing masyarakat semakin meningkat,” tambahnya.

Menurut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon dari Fraksi Partai Golkar, Teguh Rusiana Merdeka, menegaskan bahwa pihaknya akan mengawasi setiap kebijakan yang diambil oleh Bupati Imron.

“Partai Golkar akan mengawal ketat kebijakan bupati. Namun, saya juga mengucapkan selamat atas terpilihnya kembali Imron sebagai Bupati Cirebon,” ujar Teguh yang juga menjabat Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Cirebon.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Cirebon, Rudiana, yang juga Bendahara DPC PDIP Kabupaten Cirebon, menegaskan bahwa masyarakat sangat menaruh harapan besar pada kepemimpinan Imron-Agus.

“Persoalan sampah, penanganan banjir, dan peningkatan sumber daya manusia harus segera dituntaskan. Ini persoalan yang dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Cirebon,” ujar Rudiana.

Selain itu, ia juga menyoroti rendahnya Indeks Reformasi Birokrasi (IPM) Kabupaten Cirebon, yang masih berada di peringkat tiga terbawah di Jawa Barat. Menurutnya, tata kelola birokrasi harus diperbaiki dengan menempatkan aparatur sipil negara (ASN) yang sesuai dengan keahlian dan kapasitasnya.

“Misalnya, pejabat yang menangani sampah harus benar-benar memahami masalah lingkungan. Dengan begitu, kinerja pemerintah daerah bisa lebih maksimal dan mendukung keberhasilan bupati,”tutupnya.

Berita Terkait