Ciremainews.com, Cirebon,- Respons cepat Babinsa Desa Sampiran bersama petugas gabungan berhasil mencegah kebakaran lahan kosong di RT 01 RW 03 Blok Jaha, Dusun Kaligandu, Desa Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.
Kebakaran yang menghanguskan sekira 1 Hektar semak belukar dan rumpun bambu itu berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.
Babinsa Desa Sampiran Koramil 0620-03/Talun, Sertu Teguh Isnugroho, mengatakan laporan kebakaran diterimanya dari Tarsin, Kepala Dusun Sijopak, sekitar pukul 18.00 WIB. Menindaklanjuti laporan itu, ia bersama petugas pemadam kebakaran langsung menuju lokasi dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam beserta personel.
“Setelah menerima laporan dari warga, kami langsung menuju lokasi bersama petugas terkait untuk melakukan pemadaman dan mencegah api meluas ke area permukiman,” ujar Sertu Teguh Isnugroho saat berada di lokasi.Rabu (8/7/2026) sore.
Berkat kesigapan petugas gabungan, api yang mengarah ke rumah warga berhasil dikendalikan. Selanjutnya, proses pemadaman dilanjutkan secara manual untuk memastikan seluruh titik api benar-benar padam karena beberapa area tidak terjangkau oleh selang pemadam.
“Proses pemadaman selesai pada pukul 18.30 WIB, kemudian dilanjutkan tahap pendinginan hingga pukul 19.45 WIB. Setelah dilakukan pengecekan menyeluruh oleh Danru, Babinsa Sampiran, dan Kepala Dusun, lokasi dinyatakan aman dan tidak ditemukan potensi kebakaran susulan,”terangnya.
Tambahnya,dalam kejadian tersebut, material yang terbakar berupa semak belukar dan rumpun bambu dengan luas area terdampak sekitar ±10.000 meter persegi. Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut, sementara kerugian material masih dalam pendataan.
Penanganan kebakaran melibatkan unsur gabungan dari Kapolsek Talun beserta anggota, Camat Talun, Babinsa Desa Sampiran, BPBD Kabupaten Cirebon, Mandor Desa Sampiran, Damkar Sub Cirebon, Ketua RT setempat, serta masyarakat sekitar.
“Kehadiran unsur gabungan tersebut menjadi bentuk sinergi dalam memberikan respons cepat terhadap kejadian bencana sekaligus menjaga keselamatan warga dan lingkungan sekitar,”pungkasnya.




